Senin, 08 Februari 2010

kerajinan perak

A. Pendahuluan
Pada dasarnya, ciptaan Allah baik itu benda hidup, maupun benda mati, mempunyai nilainya masing-masing, seperti perak. Sekalipun perak tidak dapat bergerak atau disebut benda mati, akan tetapi dia dapat menghasilkan nilai yang tinggi dan dapat dijadikan sebagai suatu kerajinan tangan.
Pada artikel ini, akan dijelaskan dengan singkat tentang kerajinan perak itu sendiri, yaitu kota-kota yang memproduksi karajinan-kerajinan dari perak dan teknik kerajinan perak.

B. Pembahasan
Adapun kota Yogyakarta menjadi salah satu dari seluruh kota di Indonesia yang menghasilkan kerajinan tangan dari bahan perak dan merupakan sentral kerajinan perak terbesar di Negara tersebut setelah Bali, Lombok, dan Kendari, yang mana biasanya kota tersebut dikenal dengan Kotagede atau Kota Perak. Sejak tahun 70-an, kerajinan perak ini telah diminati wisatawan mancanegara, baik yang bebrbentuk perhiasan, peralatan rumah tangga, ataupun aksesoris penghias.
Sebab Yogyakarta disebut dengan Kota Perak karena kota tersebut identik dengan perak, sehingga dijuluki dengan Kota Perak. Sejak dahulu, bekas ibukota Kerajaan Mataram Islam ini terkenal dengan kerajinan peraknya, sehingga menembus pasar mancanegara.
Tidak sedikit, warga kota tersebut menggantungkan hidupnya dari kerajinan ini yang dapat dilihat di sepanjang jalan utama wilayah yang terletak 7 km arah tenggara pusat kota tersebut. Harga jual kerajinan perak sangat bervariasi, mulai dengan bros sekitar Rp 10 ribu, cincin perak Rp 100, miniature becak Rp 250 ribu, miniature andhong Rp 200 ribu, bahkan ada yang mencapai puluhan juta rupiah, tergantung dengan tingkat kerumitan dan banyaknya bahan baku yang digunakan.
Selain Yogyakarta sebagai penghasil kerajinan perak, Bali juga turun andil untuk menaikkan martabat negara Indonesia sebagai penghasil kerajinan perak. Di Bali, kerajinan perak banyak dijumpai di Desa Celuk, Sukawati, dan Ubud, Gianyar. Produk kerajinan perak dari dua daerah ini berkualitas tinggi dan mampu memproduksi dalam jumlah besar dan telah diterima di pasar Internasional.
Adapun teknik kerajinan perak yang akan memudahkan bagi seseorang yang ingin memesan dan membuat suatu perhiasan perak. Berikut jenis-jenis kerajinan perak berdasarkan cara pembuatannya.
1. Perak Buatan Tangan/Handmade
Cara ini termasuk cara yang tradisional, karena hanya menggunakan tangan, tanpa mengandalkan mesin, dari proses awal hingga akhir pembuatan dikerjakan dengan tangan. Teknik inilah yang merupakan cikal bakal industri perak di Kotagede Yogyakarta.

Seorang pengrajin yang sedang mengerjakan kerajinan perak butan tangan atau handmade.
2. Perak Cetakan/Casting
Teknik kerajinan perak ini sering dijadikan alternatif kerajinan perak, terutama untuk permintaan produk dengan kuantitas besar dan waktu yang terbatas. Berikut beberapa contoh produk perak cetakan.
3. Perak Buatan Mesin/Machinery
Kerajinan perak dengan system produksi missal seperti casting, hanya saja teknik ini digunakan mesin sebagai ganti masin casting. Produk-produk yang dibuat dengan mesin biasanya adalah kalung dan gelang rantai.

Beberapa produk kerajinan perak cetakan dan buatan mesin.
REFERENSI
http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-article/silver-jewelry-short-course/.
http://mycityblogging.com/yogyakarta/2007/07/28/kotagede-kota-perak/.
http://www.artstudio76.com/tehnik-kerajinan-perak.htm.
http://nanda75.blogspot.com/2009/11/kerajinan-perak-bali-dan-jati-jepara.html.

kerajinan perak

A. Pendahuluan
Pada dasarnya, ciptaan Allah baik itu benda hidup, maupun benda mati, mempunyai nilainya masing-masing, seperti perak. Sekalipun perak tidak dapat bergerak atau disebut benda mati, akan tetapi dia dapat menghasilkan nilai yang tinggi dan dapat dijadikan sebagai suatu kerajinan tangan.
Pada artikel ini, akan dijelaskan dengan singkat tentang kerajinan perak itu sendiri, yaitu kota-kota yang memproduksi karajinan-kerajinan dari perak dan teknik kerajinan perak.

B. Pembahasan
Adapun kota Yogyakarta menjadi salah satu dari seluruh kota di Indonesia yang menghasilkan kerajinan tangan dari bahan perak dan merupakan sentral kerajinan perak terbesar di Negara tersebut setelah Bali, Lombok, dan Kendari, yang mana biasanya kota tersebut dikenal dengan Kotagede atau Kota Perak. Sejak tahun 70-an, kerajinan perak ini telah diminati wisatawan mancanegara, baik yang bebrbentuk perhiasan, peralatan rumah tangga, ataupun aksesoris penghias.
Sebab Yogyakarta disebut dengan Kota Perak karena kota tersebut identik dengan perak, sehingga dijuluki dengan Kota Perak. Sejak dahulu, bekas ibukota Kerajaan Mataram Islam ini terkenal dengan kerajinan peraknya, sehingga menembus pasar mancanegara.
Tidak sedikit, warga kota tersebut menggantungkan hidupnya dari kerajinan ini yang dapat dilihat di sepanjang jalan utama wilayah yang terletak 7 km arah tenggara pusat kota tersebut. Harga jual kerajinan perak sangat bervariasi, mulai dengan bros sekitar Rp 10 ribu, cincin perak Rp 100, miniature becak Rp 250 ribu, miniature andhong Rp 200 ribu, bahkan ada yang mencapai puluhan juta rupiah, tergantung dengan tingkat kerumitan dan banyaknya bahan baku yang digunakan.
Selain Yogyakarta sebagai penghasil kerajinan perak, Bali juga turun andil untuk menaikkan martabat negara Indonesia sebagai penghasil kerajinan perak. Di Bali, kerajinan perak banyak dijumpai di Desa Celuk, Sukawati, dan Ubud, Gianyar. Produk kerajinan perak dari dua daerah ini berkualitas tinggi dan mampu memproduksi dalam jumlah besar dan telah diterima di pasar Internasional.
Adapun teknik kerajinan perak yang akan memudahkan bagi seseorang yang ingin memesan dan membuat suatu perhiasan perak. Berikut jenis-jenis kerajinan perak berdasarkan cara pembuatannya.
1. Perak Buatan Tangan/Handmade
Cara ini termasuk cara yang tradisional, karena hanya menggunakan tangan, tanpa mengandalkan mesin, dari proses awal hingga akhir pembuatan dikerjakan dengan tangan. Teknik inilah yang merupakan cikal bakal industri perak di Kotagede Yogyakarta.

Seorang pengrajin yang sedang mengerjakan kerajinan perak butan tangan atau handmade.
2. Perak Cetakan/Casting
Teknik kerajinan perak ini sering dijadikan alternatif kerajinan perak, terutama untuk permintaan produk dengan kuantitas besar dan waktu yang terbatas. Berikut beberapa contoh produk perak cetakan.
3. Perak Buatan Mesin/Machinery
Kerajinan perak dengan system produksi missal seperti casting, hanya saja teknik ini digunakan mesin sebagai ganti masin casting. Produk-produk yang dibuat dengan mesin biasanya adalah kalung dan gelang rantai.

Beberapa produk kerajinan perak cetakan dan buatan mesin.
REFERENSI
http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-article/silver-jewelry-short-course/.
http://mycityblogging.com/yogyakarta/2007/07/28/kotagede-kota-perak/.
http://www.artstudio76.com/tehnik-kerajinan-perak.htm.
http://nanda75.blogspot.com/2009/11/kerajinan-perak-bali-dan-jati-jepara.html.